Dianjurkan atau disunnahkan kepada kita untuk selalu menutupi segala
wadah terutama di malam hari, sekalipun wadah tersebut tidak ada isinya.
Al-Habib Abdullah al-Haddad rahimahullah mengatakan dalam kitab
“Risalah al-Mu’awanah” sebagai berikut :
“Bahwasanya
Imam Ibnu ‘Arabi berkata dalam kitab al-Futuhat : Sesungguhnya dalam satu tahun
ada satu malam (yang tidak diketahui) dimana pada malam tersebut diturunkan
banyak penyakit. Tidaklah kamu menjumpai wadah yang terbuka serta tempat minum
yang penuh air (juga dalam keadaan terbuka) kecuali akan ada penyakit yang
memasukinya.”
Karena itulah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menganjurkan atau mensunnahkan)
kepada umatnya untuk menutupi tempat minum, tempat makan dan tempat
(wadah-wadah) yang lain terutama di malam hari. Apabila tidak ditemukan alat
untuk menutupinya maka boleh menggunakan kayu yang dilintangkan di atasnya.
Kemudian kita baca “Bismillahir Rahmaanir Rahiim” serta bertawakkal
hanya kepada Allah swt. Kemudian apabila di pagi hari kita menemukan tempat
minum atau wadah yang berisikan air, maka dianjurkan supaya tidak memakai air
tersebut, baik untuk minum, memasak dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya,
marilah kita ikuti keterangan dibawah ini :
a.
Hadist riwayat Imam Muslim :
فِى
السَّنَةِ لَيْلَةٌ يَنْزِلُ فِيْهَا وَبَاءٌ لَا يَمَرُّ بِإِنَاءٍ لَيْسَ
عَلَيْهِ غِطَاءٌ اَوْ سِقَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ وِكَاءٌ اِلَّا نَزَلَ فِيْهِ مِنْ
ذٰلِكَ الْوَبَاءِ (روَاه مسلم(
Artinya :”Pada setahun ada
satu malam (yang tidak diketahui) turun padanya waba’ (penyakit). Tidaklah
melalui ia dengan wadah, tidak ada atasnya tutupan, atau dengan tempat air
minum, tidak ada atasnya tali pengikat kecuali turun padanya daripada demikian
itu waba’ (penyakit).” (HR. Muslim).
b.
Dalam Hadist yang lain disebutkan
:
عَنْ
جَابِرٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ : إِذَا اسْتَجْنَحَ اللَّيْلَ اَوْ كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ فَكُفُّوْا
صِبْيَانَكُمْ، فَاِنَّ الشَّيَاطِيْنَ تَنْتَشِرُ حِيْنَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَتْ
سَاعَةٌ مِنَ الْعِشَاءِ فَخَلَّوْهُمْ، وَأَغْلِقْ بَابَكَ، وَاذْكُرِ اسْمَ
اللهِ وَاطْفِئْ مِصْبَاحَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَأَوْكِ سِقَائَكَ وَاذْكُرِ
اسْمَ اللهِ وَخَمِّرْ إِنَائَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَلَوْ اَنْ تُعْرِضَ
عَلَيْهِ شَيْئًا.
Artinya :”Dari Jabir ra, dari
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : apabila hampir malam atau sudah
malam maka tahan olehmu akan anak-anak kamu, karena bahwasanya syaithan
berkeliaran pada waktu itu. Maka pabila berlalu waktu isya’, tidurkanlah mereka
dan kuncilah akan pintu rumahmu serta engkau sebut nama Allah (Bismillah), dan
matikanlah lampu engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah), ikat
(tutupilah) wadah air engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah). Tutupi
akan wadah engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah) dan sekalipun
engkau lintangkan kayu diatasnya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar