Jumat, 02 November 2012

Anjuran Menutup Wadah Terutama di Malam Hari




Dianjurkan atau disunnahkan kepada kita untuk selalu menutupi segala wadah terutama di malam hari, sekalipun wadah tersebut tidak ada isinya.
Al-Habib Abdullah al-Haddad rahimahullah mengatakan dalam kitab “Risalah al-Mu’awanah” sebagai berikut :
“Bahwasanya Imam Ibnu ‘Arabi berkata dalam kitab al-Futuhat : Sesungguhnya dalam satu tahun ada satu malam (yang tidak diketahui) dimana pada malam tersebut diturunkan banyak penyakit. Tidaklah kamu menjumpai wadah yang terbuka serta tempat minum yang penuh air (juga dalam keadaan terbuka) kecuali akan ada penyakit yang memasukinya.”
Karena itulah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menganjurkan atau mensunnahkan) kepada umatnya untuk menutupi tempat minum, tempat makan dan tempat (wadah-wadah) yang lain terutama di malam hari. Apabila tidak ditemukan alat untuk menutupinya maka boleh menggunakan kayu yang dilintangkan di atasnya. Kemudian kita baca “Bismillahir Rahmaanir Rahiim” serta bertawakkal hanya kepada Allah swt. Kemudian apabila di pagi hari kita menemukan tempat minum atau wadah yang berisikan air, maka dianjurkan supaya tidak memakai air tersebut, baik untuk minum, memasak dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, marilah kita ikuti keterangan dibawah ini :
a.      Hadist riwayat Imam Muslim :
فِى السَّنَةِ لَيْلَةٌ يَنْزِلُ فِيْهَا وَبَاءٌ لَا يَمَرُّ بِإِنَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ غِطَاءٌ اَوْ سِقَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ وِكَاءٌ اِلَّا نَزَلَ فِيْهِ مِنْ ذٰلِكَ الْوَبَاءِ (روَاه مسلم(
Artinya :”Pada setahun ada satu malam (yang tidak diketahui) turun padanya waba’ (penyakit). Tidaklah melalui ia dengan wadah, tidak ada atasnya tutupan, atau dengan tempat air minum, tidak ada atasnya tali pengikat kecuali turun padanya daripada demikian itu waba’ (penyakit).” (HR. Muslim).
b.      Dalam Hadist yang lain disebutkan :
عَنْ جَابِرٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِذَا اسْتَجْنَحَ اللَّيْلَ اَوْ كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ فَكُفُّوْا صِبْيَانَكُمْ، فَاِنَّ الشَّيَاطِيْنَ تَنْتَشِرُ حِيْنَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَتْ سَاعَةٌ مِنَ الْعِشَاءِ فَخَلَّوْهُمْ، وَأَغْلِقْ بَابَكَ، وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَاطْفِئْ مِصْبَاحَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَأَوْكِ سِقَائَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَخَمِّرْ إِنَائَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَلَوْ اَنْ تُعْرِضَ عَلَيْهِ شَيْئًا.
Artinya :”Dari Jabir ra, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : apabila hampir malam atau sudah malam maka tahan olehmu akan anak-anak kamu, karena bahwasanya syaithan berkeliaran pada waktu itu. Maka pabila berlalu waktu isya’, tidurkanlah mereka dan kuncilah akan pintu rumahmu serta engkau sebut nama Allah (Bismillah), dan matikanlah lampu engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah), ikat (tutupilah) wadah air engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah). Tutupi akan wadah engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah) dan sekalipun engkau lintangkan kayu diatasnya.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar